Fakta Menarik Shirataki, Nasi dengan Nol Kalori

Destihara Suci Milenia
3 min readDec 30, 2021

--

Nasi shirataki sumber foto : Pinterest.com

Berbicara mengenai nasi, rasanya begitu identik dengan orang Indonesia. Bagi masyarakat Indonesia, belum lengkap atau belum kenyang kalau makan enggak pakai nasi. Kendati begitu, konsumsi nasi terus-menerus mungkin akan menjadi tantangan untuk orang yang sedang diet atau dalam program penurunan berat badan.

Tetapi jangan khawatir, saat ini rupanya ada nasi shirataki yang konon lebih aman untuk kesehatan dan tidak menyebabkan lonjakan berat badan. Nasi ini diketahui terbuat dari tepung yang diolah dari umbi-umbian. Awalnya, shirataki disajikan dalam bentuk mi yang kenyal, tapi seiring berjalannya waktu, kini mulai ramai nasi shirataki. Lantas, apa saja fakta menarik dari nasi satu ini? Berikut selengkapnya. Yuk simak lebih lanjut!

Nasi shirataki ternyata sudah ada sejak lama

Mungkin kamu baru mendengar istilah shirataki dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Tapi ternyata, orang Asia sudah mengonsumsi shirataki sejak 2.000 tahun yang lalu sebagai makanan diet. Bahkan, dulu juga sempat dijadikan makanan saat perang, lho. Wah!

Nasi shirataki kaya akan serat

Nasi shirataki terbuat dari umbi yang mengandung serat glucomannan. Dalam serat ini, terdapat 16 asam amino, vitamin, dan mineral aktif seperti zat besi, potassium, fosfor, selenium, dan kalsium yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan serat yang cukup tinggi inilah yang mampu menyerap cairan menjadi gel, sehingga akan membuatmu merasa lebih cepat kenyang.

ilustrasi nasi sumber foto : Freepik.com

Mengandung nol kalori dan rendah gula

Menurut data nutrisi dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), dalam 100 gram nasi shirataki hanya terkandung karbohidrat sebanyak 1,18 gram saja. Bahkan, nasi shirataki ternyata tak memiliki kalori sama sekali alias nol kalori. Tak hanya itu, kandungan gulanya pun sangat rendah, menjadikannya aman dikonsumsi untuk orang yang sedang melakukan diet ataupun penderita diabetes.

Memiliki tekstur yang kenyal dengan warna sedikit transparan

Mungkin jika dilihat, nasi shirataki yang sudah dimasak hampir tidak memiliki perbedaan dengan nasi putih. Namun, jika dilihat dengan seksama, kamu akan menemukan perbedaan dari keduanya. Ya, nasi shirataki memiliki warna yang lebih transparan. Teksturnya pun juga berbeda dengan nasi putih, lantaran terbuat dari konjac, beras shirataki teksturnya kenyal mirip dengan jeli. Serta, memiliki kandungan air yang lebih banyak daripada beras biasa.

Nasi shirataki mampu atasi sembelit dan kolesterol

Rutin mengonsumsi nasi shirataki diketahui bisa menghindarkanmu dari kemungkinan mengalami sembelit. Ini karena, tepung yang dipakai disebut dengan glukoman, sejenis prebiotik yang mampu mengontrol bakteri probiotik di usus. Apabila bakteri probiotik terkontrol dengan baik, sistem pencernaan akan jadi lebih lancar.

Tak hanya itu, rutin konsumsi nasi shirataki juga memungkinkan lebih banyak kolesterol yang terbuang dari dalam tubuh saat buang air besar. Dengan begitu, kadar kolesterol yang diserap tubuh menjadi lebih sedikit. Diketahui, nasi shirataki bisa menurunkan kadar kolesterol hingga 16 mg per deciliter.

Penulis : Destihara Suci Milenia | Politeknik Negeri Jakarta

--

--

Destihara Suci Milenia
Destihara Suci Milenia

Written by Destihara Suci Milenia

selamat membaca, jangan lupa senyum!

No responses yet